Caleg Stres Bisa Gunakan BPJS di RSUD Lembang Bandung Barat untuk Layanan Kesehatan Jiwa

Buletin Kompas Pagi – Calon anggota legislatif yang memiliki gejala penyakit kejiwaan usai pemilihan umum (pemilu) dapat menggunakan layanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang dengan pembiayaan asuransi BPJS.

Nantinya, bila dinyatakan perlu mendapatkan rawatan lebih lanjut, akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ). “Bila pasien sudah memiliki BPJS dapat menggunakan layanan kesehatan jiwa dengan asuransi tersebut,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan RSUD Lembang Sri Mulyaningsih pada Senin, 19 Februari 2024.

Sri menjelaskan dengan memanfaatkan asuransi dari BPJS, tentunya, bisa meringankan pembiayaan untuk layanan yang diakses. Namun, saat ini, RSUD Lembang hanya memberikan layanan konsultasi.  Untuk perawatan, kata Sri, RSUD Lembang belum memiliki fasilitas rawat inap. Sehingga selesai konsultasi dan dinyatakan harus menjalani perawatan lanjutan, pasien akan dirujuk ke RSJ.

Sri juga mengatakan hingga saat ini, belum ada pasien kejiwaan yang merupakan caleg mengakses layanan itu.

Kemungkinan besar, para caleg masih menanti pengumuman resmi karena masih ada harapan dapat terpilih.  Pihaknya telah menyiapkan tenaga medis secara khusus untuk memberi pelayanan kesehatan bagi para Caleg yang mengalami gangguan jiwa karena gagal.

Kendati demikian, fasilitas untuk rawat inap masih belum tersedia, “Kebetulan memang baru kita buka Desember tahun ini  kita siapkan dokter spesialis kedokteran jiwa dan psikiatri,” katanya.

Sri menyebut, RSUD Lembang memiliki satu orang dokter spesialis kejiwaan yang menangani Caleg stres usai lantaran gagal pada kontestasi Pemilu 2024.

Akan tetapi Sri mengakui RSUD Lembang belum menyiapkan fasilitas rawat inap bagi Caleg yang mengalami stres. “Tapi untuk Caleg yang stres nanti bakal dirujuk ke RSJ Cisarua karena kita baru bisa membuka pelayanan konsultasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Lembang dr. A. Oktorudy sebelumnya menyebutkan layanan tersebut diberikan sejak awal pengumpulan persyaratan caleg mendaftar.  “Tidak hanya untuk caleg yang mendaftar di Kabupaten Bandung Barat, kami juga melayani caleg yang mendaftar di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.    (OKS)***

Berita Terkini