LSM ” TUAR ” Bersatu Siap Audiensi dan Bergerak Terkait Penanganan Kasus DBD yang Dianggap Gagal

Buletin Kompas Pagi – Kasus demam berdarah dengue di Kota Bandung dengan angka yang meningkat dibanding tahun sebelumnya, tentunya hal ini harus menjadi perhatian khusus dan serius dari Dinas Kesehatan Kota Bandung sebagai kepanjangan tangan pemerintah Kota Bandung dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Kota Bandung tanpa kecuali.

Seperti yang yang disampaikan Ketua Umum LSM TUAR Bersatu Iwan Ridwan, Rabu (17/04/2024), ” Sehubungan dengan masa peralihan/perubahan cuaca dan kurangnya sosialisasi pencegahan penyebaran nyamuk demam berdarah, maka Dinas Kesehatan telah gagal dalam mengantisipasi penyebaran nyamuk demam berdarah, padahal dengan anggaran tahun 2024 Dinas Kesehatan Kota Bandung yang terus meningkat maka harus diimbangi dengan kualitas dan peningkatan kinerja “, tutur Iwan.

” Kegagalan tersebut dapat saya sampaikan karena saya telah berkunjung ke beberapa Rumah Sakit di Kota Bandung yang mengalami peningkatan kenaikan pasien demam berdarah “, tegas Iwan.

Provinsi Jawa Barat mencatat kenaikan kasus penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Tren kenaikan kasus ini juga terjadi di Kota Bandung. Pada tiga bulan pertama di tahun 2024 ini, terdapat 1.741 kasus DBD hingga menyebabkan 8 orang meninggal dunia.

“Jadi kalau dibandingkan tahun 2023, angka kejadian kasus DBD di Kota Bandung untuk tahun 2024 meningkat. Sedangkan data tahun 2024 dari mulai awal bulan Januari 2024 sampai 17 April 2024,

Tercatat sudah lebih dari 2.215 kasus DBD di Kota Bandung.

Dengan kejadian seperti itu Iwan berharap kepada Dinas Kesehatan Kota Bandung untuk lebih gencar lagi mensosialisasikan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Gerakan 3M dengan memberikan petunjuk serta instruksi kepada puskesmas-puskesmas yang ada, serta bergerak aktif jangan sampai menunggu kejadian baru pencegahan, karena hal ini tidak efektif apalagi kalau hanya menunggu laporan dari masyarakat, tegas Iwan.

LSM TUAR Bersatu siap melaksanakan Audiensi dan gerakan apabila sampai saat ini baik pemerintah Kota Bandung, Dinas Kesehatan Kota Bandung maupun DPRD Kota Bandung tidak ada keseriusan dalam penanganan kasus DBD yang menjadi wabah dan telah memakan banyak korban.   (Oks)***

Berita Terkini