Kabupaten Sumedang – Warga masyarakat dari 2 Dusun, yakni Dusun Biru dan Babakan Jati Desa Bongkok, Kecamatan Paseh dan para pengguna jalan di Kabupaten Sumedang mengaku merasa tidak nyaman dengan terjadinya tanah longsor yang menutupi badan jalan menuju Babakan Kondang. Mengingat sangat mengganggu serta mengakibatkan rasa was-was bagi para pengguna jalan ketika melintasi jalan tersebut, dikarenakan medannya sangat licin dan membahayakan.
Menurut keterangan dari salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan, akibat dari kejadian itu sudah banyak korban pengendara motor yang melalui jalur itu terjatuh akibat tergelincir.
“Kini kondisi jalan tersebut semakin parah, karena timbunan tanah yang semakin menumpuk yang menutupi badan jalan, dan itu tidak bisa dilakukan oleh manual harus memakai alat berat, kami ingin secepatnya ada tindakan dari pihak pengerjaan jalan tol atau pihak terkait lainnya agar warga bisa beraktifitas tanpa dihantui rasa ketakutan tergelincir karena jalan licin,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi Pemerintah Desa Bongkok yang diwakili Kepala Wilayah 1 Heri membenarkan kejadian tanah longsor yang terjadi di STA.38+800 itu.
“Pihak Pemerintah Desa Bongkok sudah menginformasikan kejadian ini ke pihak PT Berantas dan CKJT, dan kami sedang menunggu realisasinya,” ujar Heri.

Heri berharap pihak CKJT ataupun PT Berantas secepatnya mengantisipasi mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi akhir – akhir ini,” pungkasnya.
Dan warga pun khawatir akan menimbulkan banyak korban lagi, mengingat jalur itu merupakan salah satu jalur utama bagi warga untuk melakukan berbagai aktifitasnya.
Mereka pun berharap agar PT Brantas dan PT CKJT bertanggung jawab untuk segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga tidak menimbulkan banyak warga yang menjadi korban serta memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi warga sekitarnya. (E.S dan Tim)
