BANDUNG , Buletinkompaspagi.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hangat di lingkungan Gg. Simpang RW 07, Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).
Kemeriahan terlihat dalam kegiatan karnaval warga yang digelar di kawasan Gang Simpang RW 07. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh anak-anak karang taruna, ibu-ibu PKK, serta masyarakat setempat yang antusias ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.
Beragam peserta turun ke jalan dengan penuh semangat. Suasana semakin meriah karena warga bersama-sama menampilkan kreativitas dan kekompakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Rangkaian karnaval dimulai dari Gang Simpang, kemudian peserta bergerak menuju Jalan Antapani, dilanjutkan ke Jalan Amping, kemudian menuju Jalan Babakan Hantap, hingga akhirnya kembali ke Gang Simpang.
Bukan sekadar hiburan, karnaval tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi warga. Anak-anak, pemuda, kaum ibu hingga masyarakat umum larut dalam suasana penuh kegembiraan.
Keterlibatan lintas generasi menjadi salah satu hal menarik dalam kegiatan tersebut. Semangat gotong royong terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan, menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan masih menjadi momentum yang mampu menyatukan masyarakat di tingkat lingkungan.
Salah seorang warga menilai kegiatan seperti ini penting untuk terus dipertahankan karena dapat mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
“Yang paling penting bukan hanya kemeriahannya, tetapi kebersamaan warga. Anak-anak dan orang tua bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan merasakan langsung semangat kemerdekaan,” ujar warga.
Kegiatan karnaval di RW 07 Babakan Surabaya pun menjadi gambaran sederhana bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dalam seremoni resmi, tetapi juga hidup di tengah masyarakat melalui kebersamaan, kreativitas, gotong royong, dan kegembiraan.
Di tengah kesibukan kehidupan perkotaan, kegiatan warga seperti ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga berarti memiliki ruang untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan membangun persaudaraan di lingkungan sendiri. ( Wiwin )


