Disinyalir Proyek Tambang di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan membuat warga masyarakat Menderita

Kabupaten Barru, Sulawesi selatan – Rintihan warga diarea tambang setiap saat menjadi nyanyian pilu, meski warga “berteriak” sambil menghibah atas derita yang menimpanya, namun pejabat serta pengusaha terkait tetap membisu kemana lagi tempat mereka mengadu?.

Seperti  itulah  derita yang dirasakan oleh  masyarakat di Lingkungan Padang Pobbo dan Jalangnge, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi selatan.

Kini mereka terus melakukan mediasi di Kelurahan dan Kecamatan, namun tetap saja mereka  tidak mendapatkan penyelesaian yang baik dari pihak Penambang , Padahal kerugian masyarakat yang di akibatkan dengan beroperasinya tambang tersebut terbilang  cukup parah.

Bukan saja kerugian materi dan lingkungan, melainkan situs pemakaman leluhurnya ikut tergerus akibat dari beroperasinya tambang tersebut., namun Pihak PT. REKA BILA UTAMA  Sebagai pengelola Tambang nampak tidak peduli dengan derita warga masyarakat yang ada di sana.

Seperti yang terangkan  Sukardi yang merupakan salah satu warga, akibat dari adanya  tambang tersebut banyak warga masyarakat yang  menderita, bahkan menurutnya, lumpur Tambang meluber masuk ke dalam area Masjid,  hal itu turut dibenarkan  Muh. Ilham, sepanjang Tahun masyarakat setempat harus  berlumuran dengan lumpur dan debu, dampak lingkungan yang di akibatkan dengan adanya tambang tersebut.

Salah satu Tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya, berharap agar secepatnya Tambang yang berada  di Padang Pobbo tersebut kegiatan  operasionalnya harus segera  di hentikan,

Karena cukup menggangu dan merugikan masyarakat sekitar,  bahkan menurutnya di tengarai Tambang tersebut  tidak memiliki izin serta RKB.

Begitu juga luas area Tambang nampak ngawur, Pengelolanya ada yang menyebut 5,6 Ha. Ada juga yang menyebut 9,6 Ha.

Namun sangat di sayangkan ketika  awak media datang untuk meminta klarifikasi atas kebenaran kabar tersebut, tidak ada satupun dari pihak pengelola (PT Reka Bila Utama ) yang mau datang menemui awak media . (OKS)

Berita Terkini