Kapolsek Cibatu Gencarkan Sosialisasi Anti Kekerasan, Premanisme dan Geng Motor di SMAN 3 Cibatu

 

Garut – Senin, 25 Agustus 2025

Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, Kapolsek Cibatu IPTU Amirudin Latif, S.H., menggelar sosialisasi kampanye anti kekerasan, premanisme, serta bahaya geng motor di lapangan upacara SMAN 3 Cibatu, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Maklumat Kapolda Jawa Barat Nomor: Mak/3/VII/2025 tentang larangan aksi geng motor dan tindak kekerasan.

Acara berlangsung sejak pukul 07.00 WIB dengan dihadiri ratusan siswa dan tenaga pendidik. Dalam arahannya, Kapolsek Cibatu menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran siswa agar fokus pada prestasi akademik serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

“Adik-adik harus bersungguh-sungguh dalam belajar demi meraih cita-cita. Jadilah generasi yang membawa nama baik sekolah dan keluarga. Hindari tawuran, geng motor, narkoba, maupun perbuatan melawan hukum lainnya,” tegas IPTU Amirudin.

Beliau juga menyoroti peran penting kakak kelas sebagai teladan yang baik bagi adik kelas, serta menekankan larangan keras keterlibatan siswa dalam aktivitas geng motor, seperti balapan liar, konvoi tanpa izin, penggunaan knalpot bising, hingga tindak kriminal berupa pengeroyokan, perusakan, maupun penyalahgunaan narkoba dan miras.

Kapolsek mengingatkan masyarakat dan pelajar untuk segera melapor ke pihak kepolisian atau melalui call center 110 jika mengetahui adanya aktivitas geng motor. Selain itu, beliau menegaskan telah diberlakukan jam malam bagi anak-anak pukul 21.00 WIB guna mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan.

Pihak sekolah juga diimbau memberikan sanksi tegas bagi siswa yang terbukti terlibat dalam geng motor, mulai dari tindakan ringan hingga berat sesuai tingkat pelanggaran.

Kapolsek Cibatu memastikan, sesuai instruksi Kapolda Jawa Barat, Polsek Cibatu akan terus melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap aksi geng motor serta menindaklanjuti setiap kasus secara tuntas melalui jalur hukum.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, serta siswa. Suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme.

Dengan langkah preventif ini, diharapkan lahir generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta mampu menjadi agen perubahan menuju lingkungan masyarakat yang aman dan damai . ( Red Wawan Uje )

Berita Terkini