Buletin Kompas Pagi — DPD IWOI Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru saja mengadakan rapat penting untuk pembentukan kepengurusan baru, dengan sejumlah arahan strategis yang disampaikan oleh Ketua DPD IWOI KBB RUSHENDI.
Beliau mengungkapkan optimisme bahwa kepengurusan baru ini akan membawa organisasi ke arah yang lebih maju dan relevan, khususnya dalam perannya di masyarakat.
Salah satu poin utama yang disoroti adalah pentingnya menjaga eksistensi organisasi dengan terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ketua berharap agar IWOI KBB dapat berkembang dan semakin solid, dengan memperluas jangkauan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah seperti TNI, POLRI, dan lembaga-lembaga pemerintahan lainnya.

Sinergi ini, menurut Ketua, adalah langkah strategis untuk meningkatkan peran IWOI KBB dalam mendukung pembangunan daerah.
Kerjasama yang dijalin tidak hanya untuk kepentingan organisasi, tetapi juga untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam mendukung program-program pemerintahan yang pro-rakyat.
Dalam konteks ini, IWOI KBB akan berusaha berkolaborasi secara lebih intens dengan instansi terkait, guna memastikan adanya kerja sama yang saling menguntungkan dan harmonis.
Namun, Ketua juga menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dan kedisiplinan internal.
Beliau menegaskan bahwa seluruh anggota harus berkomitmen penuh untuk mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ditetapkan, serta mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Salah satu instruksi yang menjadi perhatian utama adalah larangan tegas terhadap keterlibatan anggota dalam segala bentuk aktivitas yang berhubungan dengan narkoba.
Ketua dengan tegas menyatakan bahwa organisasi tidak akan mentoleransi penyalahgunaan narkoba oleh anggotanya, baik sebagai pengguna, pengedar, atau pun pelindung aktivitas terkait narkoba.

Jika ada anggota yang terbukti secara sistematis terlibat dalam hal-hal tersebut, mereka akan langsung dianggap mengundurkan diri dari organisasi, tanpa perlu melalui proses formal.
Ini merupakan langkah nyata untuk menjaga nama baik dan kredibilitas IWOI sebagai organisasi yang berintegritas.
Di samping fokus pada internal organisasi, Ketua juga menegaskan bahwa program-program sosial tetap menjadi salah satu agenda utama dalam kepengurusan yang baru.
IWOI KBB akan terus melanjutkan berbagai kegiatan sosial yang selama ini telah berjalan, dengan fokus pada kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Organisasi akan memperkuat sinergi dengan pemerintahan di berbagai tingkatan, untuk menjalin kerja sama yang berkelanjutan.
Tujuannya adalah menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan, baik bagi IWOI maupun instansi pemerintahan terkait.
Ketua menekankan bahwa meskipun IWOI akan bekerja sama dengan banyak pihak, organisasi ini tetap akan menjaga peran utamanya sebagai kontrol sosial yang kritis dan konstruktif.
Sebagai kontrol sosial, IWOI KBB akan terus menjalankan fungsinya untuk memantau, memberikan kritik yang membangun, serta berkontribusi dalam pengawasan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Dengan demikian, IWOI tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga menjaga kemandirian dan integritasnya sebagai organisasi yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
Program-program sosial yang dijalankan oleh IWOI akan berupaya menjawab kebutuhan masyarakat, sambil tetap menjaga tugas pokok dan fungsi (tupoksi) organisasi sebagai lembaga yang proaktif dalam memberikan masukan kepada pemerintah.
Ketua berharap kepengurusan yang baru ini akan membawa IWOI KBB menuju arah yang lebih baik, dengan komitmen untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip kerja sama yang saling menguntungkan dengan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial.Red Derry.
