Pesta Miras Oplosan Kembali Menelan Korban

Bandung – Empat warga Cimenyan, Kabupaten Bandung tewas dan dua lain nya masih mendapatkan perawatan setelah pesta minuman keras oplosan, di Jalan Pasir Impun Kota Bandung.

Keenam orang korban mengalami mual hingga muntah-muntah setelah pesta miras oplosan pada Selasa 16 Januari 2024 malam.

 

Polisi sempat mengamankan pemilik kios yang menjual minuman keras oplosan di Jalan AH. Nasution, Kota Bandung namun dipulangkan karena masih berstatus sebagai saksi.

Wakasatreskrim Polrestabes Bandung, AKP Siska Arina mengatakan, sampai saat ini masih belum  menentukan tersangka dalam kasus itu,pihaknya masih menunggu hasil Autopsi,“Kami masih menunggu hasil autopsi dan labfor,(Terduga pelaku) statusnya masih sebagai saksi, sehingga dipulangkan,” ujar Siska, Senin (22/1/2024).

Saat ini, kata dia, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi terkait peristiwa tersebut, namun Siska tidak merinci siapa saja saksi-saksi tersebut dan hanya menyebut mereka adalah seorang perempuan dan empat laki-lakinya,“Pengedar ciu sudah dimintai keterangan oleh Polsek Antapani, satu perempuan, ibunya, dan 4 anaknya yang laki-laki,” ucapnya.

Keempat korban yang meninggal itu masing-masing bernama Wandi Mulyana, Tedy alias Robet, Asep Ahmad dan Asep Bule, semuanya merupakan warga Cimenyan, Kabupaten Bandung.

 Kamis( 18/01/2024) sekitar jam 07.00 WIB Wandi meninggal di rumah kontrakan, Tedi meninggal dirumahnya, Asep Ahmad dan Asep bule meninggal jam 15.15  WIB di RS Ujungberung Berung,” katanya.

Selain korban meninggal, Siska juga menyebutkan ada beberapa korban yang lainnya yang selamat yakni Nizar dan Wandi. Keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujungberung, Kota Bandung.

Siska mengatakan, saat ini pihaknya tengah lakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut. Pihaknya pun sudah memeriksa sejumlah saksi,”Kita  akan lakukan penyelidikan, dan tengah telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi serta mencari barang bukti,” Ucapnya.

Semua jenazah, kata dia, kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.,”Kita akan lakukan juga autopsi terhadap para korban,” Ucapnya.(OKS)

 

Berita Terkini