Progam Kegiatan ASN Kecamatan Cibeunying Kidul Keluar Kota Di Sinyalir Buang-buang Anggaran dan Tidak Transfaran, Sekcam Tidak Ingat atau Pura-pura Lupa?

Kota Bandung – Terkait adanya Program Pembinaan ASN yang dilaksanakan oleh ASN Kecamatan Cibeunying Kidul di daerah Ciwidey Kabupaten Bandung dan menggunakan anggaran dari APBD Kota Bandung, dengan menggunakan dana sekitar kurang lebih Rp.92 juta, serta dilaksanakan pada sekitar bulan september 2023 lalu, diduga hanya pemborosan atau buang-buang anggaran saja.

Sesuai dengan data yang di terima oleh awak media, kegiatan yang tercantum di aplikasi LPSE kota Bandung tertanggal 29 agustus 2023 dan di infokan paket sudah dikerjakan, dengan dana anggaran dari APBD pemerintah kota Bandung, dilaksanakan 7 hari setelah permohonan dibuat, dan dilaksanakan oleh pejabat pelaksana bernama Wida Rachmat Atmawidjaja yang diketahui sebagai staff kecamatan.

Dari data tersebut, awak media mencoba mengkonfirmasi langsung dengan intansi terkait dalam hal ini kantor yang ditemui oleh Sekretaris Camat Edi Purwadi Jumat (7/10/203). Dia mengatakan, “tidak ada kegiatan di bulan september ini dengan anggaran Rp.181.000.000 dan tidak ada kegiatan juga bulan september”.

Gambar ilustrasi program pembinaan ASN

Setelah sekitar satu jam awak media mengobrol dengan Sekcam kemudian Camat Aris memanggil untuk bertemu. Dari pertemuan itu barulah Sekcam mengakui bahwa adanya kegiatan di bulan september lalu, tetapi dengan anggaran total Rp.92.000.000

“Saya baru ingat bulan september ini ada kegiatan yang harusnya kami ke Yogja tetapi tidak di perbolehkan oleh Pemda, akhirnya Camat memutuskan untuk ke Ciwidey dengan agenda pembinaan, Rafting, tausiyah dan sambutan pak Camat”. Ujar Edi.

Edi Purwadi menambahkan jika data yang di peroleh memang ada tetapi tidak semua di serap hanya sekita Rp. 83.000.000 di tambah pajak Rp. 9.000.000 dengan total Rp.92.000.000 untuk 2 – 3 hari pembinaan di Ciwidey.

Ketika dikonfirmasi terkait pelaksanaan di mana dan kapan , Sekcam tidak bisa menjawab dengan jelas dengan mengatakan “Saya lupa di hotel mana dan tanggal berapa tapi yang pasti itu sudah direalisasikan di bulan september”. terangnya.

Setelah menjelaskan itu semua kepada awak media, awak media mulai menemukan ada dugaan kejanggalan dan merasa heran, yang dimana seorang Sekertaris Camat tidak mengetahui dimana Hotel dan kapan itu di realisasikannya, padahal Edi Purwadi selaku sekcam mengikuti acara itu dari awal sampai akhir.

Ketika dikonfirmasi lagi kepada petugas satpol PP kecamatan berinisial Y, ia menjelaskan bahwa dia tidak pernah diajak atau dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Tidak ada, saya tidak di ajak, itu hanya untuk staff dan IT saja, non ASN-nya paling Gober, kalau saya gak di ajak karena harus jaga kantor”, ujarnya.

Masyarakat prihatin dengan ketidakjujuran dan tidak transfarannya mereka sebagai pejabat dilingkungan Kecamatan Cibeunying Kidul. Apalagi seorang Sekreris Camat bisa tidak tahu atau pura-pura tidak tahu dan lupa kalau ada kegiatan diluar kota, menggunakan Hotel apa dan kapan waktu kegiatannya, serta anggaran yang digunakannya.

Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi sebagian warga yang memang sebelumnya sudah merasa heran, ada apa ini? ada apa dikecamatan Cibeunying Kidul?. Lalu manfaat atau faedahnya apa untuk warga?. Warga berharap agar para Pimpinan atau instansi pemeriksa melakukan pemeriksaan secara benar, detil serta sesuai aturan, agar masalah ini bisa menjadi terang benderang serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ada disekitarnya.

Saat dikonfirmasi kembali melalu pesan WhatsApp terhadap Sekretaris Camat (Edi Purwadi) dan Camatnya, yaitu Drs. Aris Rusdianto, M.Si, sejak Rabu, 02 Desember 2023, hingga berita ini ditayangkan, sama sekali tidak ada jawaban dan respon dari mereka. (TIM)*

Berita Terkini