Tangerang Selatan – BPBD Kota Tangerang Selatan terus memperkuat sinergi dengan komunitas masyarakat dan media dalam upaya mitigasi bencana. Senin (3/3/2025), BPBD Tangsel menerima audiensi perwakilan komunitas media dari FWJI (Forum Wartawan Jaya Indonesia), PPRI (Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen), dan PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) di kantor BPBD Tangsel, Serpong.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ponco Budi Santoso dan Sutrisno dari BPBD Tangsel, serta perwakilan komunitas media, di antaranya Ade Gunawan (Humas DPP FWJI), Suwandi, M. Kobul Syahroni (Media Lensa Nusantara – PPRI), dan Billy (Media Skalainfo – PPWI).
Sinergi Edukasi Bencana & Program 1 Juta Mitra
Audiensi ini membahas kolaborasi dalam program FAST 1 Juta Mitra, yang telah bekerja sama dengan Bambu.co.id dan BAZNAS Tangsel. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran kebencanaan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif melalui penanaman 1 juta pohon bambu.
Ponco Budi Santoso mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran media dalam edukasi kebencanaan. Ia juga memperkenalkan EDUBEN (Edukasi Bencana), konsep inovatif BPBD Tangsel yang menyulap kantor mereka menjadi pusat wisata edukasi kebencanaan. Fasilitas ini dilengkapi poster, diorama, serta ruang teater untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana.
“Kami ingin masyarakat lebih sadar akan risiko bencana, terutama banjir dan kekeringan yang sering terjadi di Tangsel. Dengan EDUBEN, edukasi kebencanaan kini lebih interaktif dan bisa diakses secara gratis,” ujar Ponco.
Kolaborasi Penanaman Bambu untuk Mitigasi Longsor
Selain edukasi, diskusi juga membahas solusi untuk daerah rawan longsor di Tangsel. Program penanaman bambu dinilai sebagai langkah strategis dalam mencegah longsor sekaligus mendukung ekonomi masyarakat.
“Lebih baik lahan ditanami bambu yang bermanfaat daripada hanya dipasang plang peringatan rawan longsor. Ini solusi kreatif yang bisa menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lahan,” tambah Ponco.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Tangsel akan menggelar pelatihan kebencanaan bersertifikasi bagi 25 jurnalis serta mengajak komunitas media untuk menjadi relawan tanggap bencana. Pertemuan ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi dalam upaya mitigasi dan edukasi kebencanaan di Tangerang Selatan. Red ***



