BANDUNG — Menjelang keikutsertaan pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda), Perbakin Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar latihan intensif di Lapangan Tembak Lanud Husein Sastranegara, Bandung. Latihan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan jangka panjang sekaligus memperkuat kesiapan atlet menghadapi kompetisi dengan standar yang lebih tinggi.
Sejak pagi, aktivitas latihan berlangsung terstruktur. Para atlet dari berbagai nomor—air rifle, pistol, hingga tembak reaksi—mengikuti rangkaian pemanasan, pengarahan teknis, dan evaluasi akurasi secara berkala. Pelatih menekankan detail teknik mulai dari kontrol pernapasan, kestabilan tubuh, hingga pengelolaan tekanan saat melakukan bidikan.
Ketua Harian Perbakin KBB, H. Ayi Muhidin, S.H., hadir memantau langsung jalannya latihan. Ia menyebut sesi ini bukan sekadar persiapan menuju kejuaraan, tetapi juga bentuk komitmen Perbakin KBB untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah.
> “Latihan di Lanud Husein memberikan lingkungan yang disiplin dan standar yang tinggi. Kami ingin memastikan para atlet tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental bertanding yang matang,” kata H. Ayi Muhidin.
Sejalan dengan itu, tim teknis Perbakin KBB juga melakukan pengecekan detail terhadap peralatan. Stabilitas alat bidik, kondisi senjata, dan kualitas amunisi menjadi perhatian utama untuk meminimalkan kesalahan teknis di lapangan.
Pihak Lanud Husein Sastranegara turut memberi dukungan penuh. Fasilitas lapangan tembak disiapkan secara optimal, termasuk pendampingan instruktur dari unsur TNI AU.
Perwakilan Lanud Husein, Letkol Kal J. Prasetya, menilai langkah Perbakin KBB memanfaatkan fasilitas militer untuk pembinaan olahraga merupakan bentuk sinergi positif.
> “Lanud Husein berkomitmen mendukung pembinaan olahraga menembak. Kami melihat keseriusan Perbakin KBB, dan kami berharap latihan ini dapat memperkuat disiplin, teknik, serta keselamatan para atlet,” ujar Prasetya.

Menurut dia, latihan di lingkungan lanud bukan hanya soal penggunaan fasilitas, tetapi juga pembiasaan terhadap etika keselamatan yang ketat. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti prosedur pengecekan senjata, pengaturan jalur tembak, hingga penggunaan alat pelindung diri.
Di akhir latihan, pelatih menggelar evaluasi kolektif untuk memetakan perkembangan tiap atlet. Simulasi pertandingan dengan tekanan waktu dan kondisi lapangan kompetisi juga dilakukan untuk mengukur kesiapan mental dan konsistensi tembakan.
Latihan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan berkelanjutan Perbakin KBB, yang menempatkan peningkatan kualitas atlet sebagai prioritas utama. Dengan dukungan fasilitas Lanud Husein dan komitmen kuat dari pengurus, Perbakin KBB optimistis dapat menorehkan hasil terbaik pada kejuaraan mendatang.
