Koordinasi Penetapan UMK dan UMSK Kabupaten Bandung Barat: Surat Rekomendasi Segera Dikirim ke Gubernur

Bandung Barat ,Buletinkompaspagi.id,-
Rapat koordinasi intensif antara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung Barat dan Dewan Pengupahan Kabupaten menghasilkan finalisasi surat rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Surat tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat melalui Penjabat (PJ) Bupati Bandung Barat pada Senin mendatang. Proses ini merujuk pada arahan Permendagri Nomor 16 Tahun 2024, yang menetapkan kenaikan UMK sebesar 6,5 persen secara nasional. Dengan kenaikan tersebut, UMK Kabupaten Bandung Barat tahun 2025 diproyeksikan menjadi Rp 3.700.367,41, meningkat Rp 228.064 dari UMK sebelumnya.

Drs. Hasanuddin, M.Si., Kepala Disnaker Kabupaten Bandung Barat, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya bersama untuk mengakomodasi kepentingan pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan perusahaan. “Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pandangan antara semua pihak. Surat rekomendasi ini bukan hanya sekadar administrasi, tetapi wujud tanggung jawab kita dalam memberikan perlindungan yang layak bagi pekerja dan memastikan keberlanjutan industri di Bandung Barat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa keputusan kenaikan UMK dan UMSK tidak dilakukan secara tiba-tiba. “Penetapan ini melalui kajian mendalam dan mempertimbangkan kemampuan serta keberlanjutan perusahaan. Namun, jika ada perusahaan yang merasa keberatan, mereka dapat mengajukan penundaan sesuai prosedur,” tambahnya. Hasanuddin memastikan kebijakan ini mencakup semua sektor, termasuk industri besar dan home industry, yang telah dirumuskan dalam usulan yang diajukan ke Gubernur.

Muhammad Hasan, perwakilan Dewan Pengupahan Kabupaten, mengungkapkan bahwa proses pembahasan UMK dan UMSK melibatkan berbagai kepentingan. “Kami sudah melakukan rapat pleno sebelumnya untuk mendengarkan semua pendapat. Ada pihak yang setuju, ada juga yang tidak. Itu wajar, tetapi keputusan final tetap berada di tangan Gubernur,” katanya. Ia juga menjelaskan dasar dari kenaikan UMK sebesar 6,5 persen yang telah ditetapkan di tingkat nasional. “Angka ini adalah upaya untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan hidup layak pekerja dan kemampuan perusahaan. Selain itu, untuk UMSK, kami juga telah menyepakati sektor-sektor tertentu sebagai dasar penetapannya,” jelasnya. Hasan menambahkan bahwa kenaikan upah ini harus dipandang sebagai langkah positif untuk mendukung kesejahteraan pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Jika ada perusahaan yang tidak mampu melaksanakan, mereka punya hak untuk mengajukan keberatan. Namun, kami berharap semua pihak dapat menerima keputusan ini dengan bijak,” tutupnya.

Surat rekomendasi UMK dan UMSK rencananya akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat pada Senin mendatang. Penyerahan dilakukan melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat. Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi landasan yang kokoh untuk memastikan kebijakan upah yang adil, realistis, dan dapat diterapkan di seluruh sektor di Kabupaten Bandung Barat. Dengan kerja sama semua pihak, kebijakan ini diharapkan menjadi tolok ukur kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat pekerja.

Dede Rahmat(Koordinator Koalisi 6 Serikat) mengatakan Pembahasan pengupahan saat ini tidak lagi menyentuh hal-hal baru, melainkan hanya untuk menambahkan poin-poin yang terlupakan dalam berita acara sebelumnya. Kelalaian ini kemungkinan disebabkan oleh kelelahan karena rapat sebelumnya berlangsung hingga tengah malam. Namun, meskipun ada kekeliruan, Ketua Dewan Pengupahan, Kadisnaker, menolak untuk mengadakan rapat ulang, begitu pula dengan Pj Bupati yang enggan membuat rekomendasi jika tidak ada kesepakatan. Dalam berita acara yang ada, jelas tidak ada kesepakatan: Appindo menolak, Serikat Pekerja mengusulkan 15 sektor, sementara Pemerintah hanya mengusulkan lima sektor. Inilah yang membuat Pj Bupati kesulitan untuk memberikan rekomendasi berdasarkan berita acara tersebut.

Kami berharap, karena sudah ada kesepakatan antara Serikat Pekerja dan Pemerintah untuk mengusulkan lima sektor UMSK, Pj Bupati seharusnya segera membuat rekomendasi. Namun, dalam rapat tadi disepakati bahwa rekomendasi tersebut akan dibuat oleh Dewan Pengupahan, bukan oleh Bupati, yang hanya akan memberikan surat pengantar. Lima sektor yang diusulkan untuk UMSK adalah industri pengolahan susu segar dan krim, pengolahan susu dan produk lainnya, industri makaroni dan mie, industri perlengkapan pakaian dan tekstil, serta industri produksi farmasi untuk manusia.

Kami sepakat dengan lima sektor tersebut, meskipun tidak mencakup sektor kami di Koalisi 6 Serikat Buruh. Kami sepakat demi langkah awal yang sesuai aturan. Namun, kami tidak sepenuhnya setuju, karena pembahasan UMSK menurut Permen 16 harus memperhitungkan tingkat risiko kerja. Misalnya, pabrik susu krim memang masuk kategori risiko besar, tetapi di Bandung Barat ada banyak perusahaan tambang yang memiliki risiko jauh lebih besar namun tidak dimasukkan dalam rekomendasi. Seperti yang disampaikan oleh Kang Dadan, “Kalau orang membawa susu lima kilo dibandingkan batu lima kilo, mana yang lebih berat?” Ini menunjukkan bahwa keputusan harus adil dan mempertimbangkan risiko kerja dengan bijak.

Kenaikan UMSK Bandung Barat 2024 telah ditetapkan sebesar 6,5% sesuai Permenaker 16. Jika UMSK Bandung Barat saat ini sekitar Rp3,5 juta, maka dengan kenaikan tersebut, UMSK baru akan mencapai sekitar Rp3,7 juta. Namun, perlu diingat, bahwa aturan ini jelas menyebutkan bahwa Kabupaten, Kota, dan Gubernur tidak boleh memberikan rekomendasi yang bertentangan dengan Permenaker tersebut.

Dinamika dalam rapat tadi menunjukkan adanya ketidakpercayaan antara Dinas Tenaga Kerja, Pj Bupati, Dewan Pengupahan, dan LKS Tripartit. Bahkan, di sisi kami, Serikat Pekerja sempat terjebak dalam suasana curiga terhadap Dewan Pengupahan. Situasi ini mirip dengan lirik lagu Roma Irama, “Adudomba,” yang menggambarkan kebingungan dan konflik di antara pihak-pihak yang seharusnya bekerja sama. Namun, kami berusaha keras untuk menyelesaikan semua kesalahpahaman tersebut.

Keputusan tadi juga sempat memicu polemik terkait UMSK. Kami menuntut agar rekomendasi Dewan Pengupahan jelas mencantumkan bahwa Serikat Pekerja bersama Pemerintah sepakat mengusulkan lima sektor untuk UMSK. Namun, jika rekomendasi hanya berdasarkan berita acara saat ini, itu akan sia-sia karena pasti akan ditolak oleh Gubernur. Oleh karena itu, kami mendesak semua pihak, termasuk Pj Bupati, untuk lebih memahami pentingnya mendukung usulan ini demi kepentingan bersama.

Demikian poin-poin utama yang kami tekankan. Kami berharap ke depan, keputusan yang diambil bisa lebih transparan, mencerminkan kebutuhan semua pihak, dan sesuai dengan prinsip keadilan serta aturan yang berlaku. Red Derry

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701